Pernah Terbangun Karena Kebelet Kencing di Tengah Malam, Bisa Jadi Itu Nokturia!!!

Pernah Terbangun Karena Kebelet Kencing di Tengah Malam, Bisa Jadi Itu Nokturia!!!

Terbangun gara-gara nada berisik, mimpi, atau nada alarm kemungkinan telah biasa. Namun apakah Anda pernah terbangun akibat dambakan buang air kecil alias kencing? Jika iya, Anda patut ragu pengalaman ini terhitung nokturia.
Bandar Bola
Apa itu nokturia?

Harrina Erlianti Rahardjo, Ketua Indonesian Society of Female and Functional Urology (INASFFU) sekaligus Staf Medis Departemen Urologi FKUI-RSCM menyatakan nokturia merupakan berapa kali periode berkemih (kencing) selagi tidur utama. Tidur utama berarti tidur panjang didalam sehari. Umumnya orang mempunyai porsi tidur utama di malam hari, namun bukan tidak kemungkinan tidur utama terhitung bisa di siang hari. Harrina menyebutkan tidur utama di siang hari umum dikerjakan orang yang bekerja di malam hari.

Kunci untuk mengenali nokturia adalah selagi Anda terbangun untuk kencing, lantas ini diikuti permintaan untuk lagi tidur.

“Normalnya, orang tidak terbangun (saat tidur utama). Dalam lebih dari satu riset, nokturia relevan bersama gangguan kualitas hidup, terhitung risiko terkena penyakit penyerta. Frekuensi kencing dua kali atau lebih didalam semalam. Namun bangun sekali pun terhitung terhitung nokturia,” kata Harrina selagi webinar bersama Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) dan INASFFU, Jumat (18/12).

Dia melanjutkan kencing di sedang tidur utama sering diakui suatu hal yang wajar. Padahal nokturia perlu dievaluasi. Jika dibiarkan, nokturia bisa membawa dampak kualitas tidur terganggu dan tidak jarang mengganggu kualitas hidup.

Saat tidur terganggu, keesokan hari mood menjadi jelek, performa kerja terganggu gara-gara manfaat kognitif menurun. Nokturia pun berhubungan bersama kejadian jatuh di kamar mandi, kecelakaan kerja terhitung kecelakaan selanjutnya lintas akibat atensi mengalami penurunan ditambah rasa lelah gara-gara istirahat kurang.

Aktivitas berkemih atau kencing sebetulnya berhubungan bersama asupan cairan. Nokturia bisa disebabkan diet harian dan asupan cairan terlalu banyak terutama jelang tidur. Namun Harrina berkata, asupan cairan bukan satu-satunya penyebab nokturia. Selain asupan cairan, berikut lebih dari satu penyebab nokturia.

– saluran kemih overaktif akibat prostat
– kasus terhadap ginjal, umpama gagal ginjal
– gangguan hormon, umpama mempunyai diabetes melitus
– gangguan tidur, umpama insomnia, mengorok
– kondisi kardiovaskular, umpama konsumsi obat untuk jantung yang bisa membawa dampak kencing
– diet, konsumsi pangan tinggi garam dan gula

“Ada hal-hal sederhana yang bisa dikerjakan untuk memperbaiki kondisi nokturia seperti konsumsi pangan rendah garam dan kalori, lantas menghalangi asupan cairan terutama jelang tidur. Jenis yang dianjurkan tetap air putih,” ujarnya.

Akan namun selagi nokturia tidak beralih atau makin lama parah, sebaiknya Anda mengunjungi dokter. Dari sini dokter bakal mengecek kondisi tubuh secara total terhitung catatan harian berkemih, cek urin terhitung pemeriksaan urin pasca berkemih.