Vaksin Tidak Akan Bekerja Secara Optimal Terhadap Penerima Yang Kurang Sehat

Vaksin Tidak Akan Bekerja Secara Optimal Terhadap Penerima Yang Kurang Sehat

Vaksinasi dijalankan terhadap orang bersama dengan syarat tertentu. Tubuh yang sehat jadi syarat utama vaksinasi.
Ketua Komnas KIPI, Profesor Hindra Irawan Satari mengatakan, pas vaksin diberikan terhadap tubuh yang sehat, respons kekebalan sanggup optimal sesuai harapan.
Bandar Bola
“Jadi secara umum, vaksin kita berikan ke orang yang sehat. Ini berlaku juga terhadap orang dewasa,” kata Hindra terhadap CNNIndonesia.com lewat telepon, Kamis (17/12).

Pada anak, orang tua musti mengenal situasi buah hatinya. Anak yang sehat, lanjut Hindra, kebanyakan tidurnya lelap, aktif bermain, dan suhu badan normal.

Sementara orang dewasa dipastikan perlu didalam situasi fit, tidak mengalami kenaikan suhu badan, atau tanda-tanda sakit yang lain.

Sementara itu, pembentukan kekebalan bakal tidak optimal jikalau vaksin diberikan terhadap tubuh yang kurang sehat.

Hingga pas ini, lanjut Hindra, belum tersedia studi atau uji klinis berkaitan mengenai bantuan vaksin terhadap orang yang sakit. Pada uji klinis kandidat vaksin pun, lanjutnya, kebanyakan hanya melibatkan orang sehat.

Sebagai ilustrasi, vaksin yang mestinya sanggup beri tambahan kekebalan hingga tiga tahun sanggup turun jadi dua tahun sebab diberikan pas seseorang sedang sakit. Kekebalan yang mestinya terbentuk didalam dua minggu juga sanggup bertambah lama jadi empat minggu.

“Kalau kembali sakit, sedikit sakit, reaksi kekebalan tidak bakal optimal,” kata Hindra.